BORNEONEWS, Muara Teweh – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara (Barut), H Ardiansyah berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut memperhatikan nasib guru honor di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Bentuk konkretnya, kata dia, adanya penambahan insentif guru honor mulai dari tingkat TK, SD dan SMP. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah mencurahkan perhatiannya kepada guru-guru dan PGRI Barito Utara selama ini. Kemudian kami mohon agar pemerintah memperhatikan guru honor di Barut," kata Ardiansyah dalam sambutannya saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke072 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017 di Balai Antang Muara Teweh, Kamis (30/11/2017).
Selain guru honor, lanjut dia, pihaknya juga meminta agar pemerintah memperhatikan tenaga non pendidik seperti tukang kebun, tenaga honor tata usaha, yang ada di SMA sederajat. Ia juga meminta agar Pemkab Barut bisa memperhatikan tunjangan atau insentif mereka.
“karena untuk guru SMA dan SMK sederajat sudah diberikan tunjangan oleh provinsi dan kewenangannya juga sudah berada di Pemerintah Provinsi” ujarnya.(RAMDAHANI/B-8)








