BORNEONEWS, Sampit - Keinginan Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi mengembangkan sektor pariwisata di daerahnya, karena tidak ingin melihat masyarakat hanya terus jadi penonton dalam pembangunan daerah.
Supian yakin apa saja bisa dikembangkan melalui kepariwisataan. Yang diperlukan hanya kecermatan dan kepedulian masyarakat serta instansi terkait, untuk ikut berperan mengembangkannya.
"Seperti keberadaan perkebunan itu bisa jadi sektor wisata, misalnya dinas pariwisata menyebarkan selebaran mengajak siapa yang ingin melakukan penelitian soal perkebunan. Ini peluang bagus salah satu yang bisa dilakukan," kata Supian, Jumat (1/12/2017).
Menurut Supian, masyarakat tidak boleh terlena dengan pengembangan sektor pertambangan dan perkebunan selama ini. "Kita akui keberadaan perkebunan membuka akses infrastruktur selama ini melalui program CSR-nya. Apakah cukup dengan itu saja, kita akan jadi penonton saja. Sementara perusahaan diketahui banyak milik orang luar," kata Supian.
Sementara masyarakat Kotim hanya lebih banyak jadi buruh saja, inilah yang jadi pemikiran bupati bagaimana membuka peluang melalui sektor wisata yang tidak akan habis. Sehingga, diyakini mampu menyejahterakan masyarakat. "Kita harus bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui konsep wisata," tegasnya.
Supian yakin banyak sumber daya alam daerah ini yang menjanjikan, tidak hanya dari keindahan pantai dan kawasan kotanya saja, namun sungai hingga hutannya masih mampu menarik perhatian masyarakat luar untuk datang ke Kotim. (NACO/B-11)
Pemkab Kembangkan Sektor Wisata, Bupati Kotim: Masyarakat Jangan Jadi Penonton
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wadi, Cita Rasa Fermentasi Khas Kalteng yang Menyimpan Peluang Ekonomi
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Komentar (0)
Memuat komentar…







