BORNEONEWS, Sampit - Ketua Faksi Partai Amanat Demokrat (PAN-NAsdem) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana menekankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim, agar terus berupaya lebih besar lagi menggali pendapatan asli daerah.
"Pemerintah daerah harus menggali PAD kita yang masih memungkinkan saat ini," kata Syahbana saat dihubungi Borneonews, Sabtu (2/12/2017).
Pasalnya, menurut Syahbana dari postur APBD 2018 terlihat defisit anggaran yang cukup besar yakni mencapai 4,27%. Sementara hasil kompilasi komisi-komisi dengan mitra kerja dibutuhkan dana yang jauh lebih besar dari dana yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan program di SOPD.
"Selain itu juga efesiensi anggaran yang ada jiga harus dilakukan agar dapat menekan defisit anggaran tersebut," kata politisi partai Nasdem tersebut.
Menurut anggota Komisi I DPRD Kotim ini, jika melihat presentase defisit 4,27 persen itu nilainya mencapai Rp72,6 miliar. Di mana pendapatan dipatok Rp1,701.133.204.650. Sementara belanja Rp
1.723,799.257.775.
Angkat tersebut tentu sangat besar, ia meminta pemerintah daerah berjuang lebih keras lagi, terutama menggenjot sekto yang menjadi sumber PAD. Sehingga tidak hanya berpatok pada PAD yang ditarget Rp234 miliar saja, namun juga harus melampaui.
"Jangan ada lagi kebocoran PAD apa yang bisa digali harus dilakukan, dengan catatan tidak membebani masyarakat," tandasnya.(NACO/B-8)
Perlu Upaya Lebih Besar Gali PAD
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







