BORNEONEWS, Puruk Cahu - Wilayah Kabupaten Murung Raya tahun ini sudah enam kali kebanjiran dan beberapa kali longsor. Bencana alam tersebut terjadi di beberapa kecamatan.

"Iya, dalam satu tahun ini sudah tercatat Kabupaten Mura di beberapa wilayah kecamatan dan desa mengalami banjir dan umumnya dalam skala besar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura Markudius Dani, Kamis (7/12/17).

Selain meluapnya sungai Barito, ada pula beberapa anak sungai terutama sungai yang berada di daerah Kecamatan Laung dan Sungai Menawing di Desa Datah Koto yang sudah tiga kali menyebabkan banjir. "Ini adalah bencana yang frekuensinya meningkat di setiap tahunnya," terang Markudius.

Menurutnya, cuaca di Murung Raya saat ini susah diprediksi. Hujan yang mengguyur Kabupaten Murung Raya mengakibatkan air Sungai Barito meluap dan tidak berselang lama berganti dengan cuaca panas.

Untuk itu, Markudius meminta agar seluruh masyarakat waspada saat menghadapi cuaca yang susah diprediksi baik musim kemarau dan musim penghujan. (RISKI RIVALDO/B-2)