BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Sebanyak 220 Kepala Keluarga (KK) atau 750 jiwa di Desa Rawa Subur C3, Kecamatan Kapuas Murung terkena dampak dari luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas Murung.

Berdasarkan peninjauan dan patauan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, ketinggian air akibat luapan dari DAS Kapuas Murung mencapai 5 cm sampai dengan 10 cm.

"Terlihat dari permukaan jalan umum desa," ungkap Jery, salah seorang tim BPBD Kabupaten Kapuas, Jumat (8/12/2017).

Masyarakat pun berinisiatif untuk membangun lantai tambahan agar bisa tinggal di rumahnya masing-masing. "Upaya yang dilakukan masyarakat adalah membangun panggung atau lantai tambahan supaya tetap bisa tinggal dirumahnya masing-masing," sambungnya.

Akibat dari banjir ini sebagian dari rumah warga, bangunan sekolah dan bangunan balai desa digenangi air. "Dengan ketinggian 5cm sampai dengan 10cm dari permukaan jalan umum desa," sebutnya.

Tidak ada korban dalam bencana banjir tersebut, baik korban jiwa, sakit ataupun hilang terbawa arus. "Namun kita tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, hati-hati dengan arus listrik, hewan-hewan berbahaya jika ada seperti ular, dan jagalah anak-anak anda, pada intinya tetaplah waspada," pungkasnya. (HAMDI/B-2)