BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Hampir semua daerah di Kabupaten Kapuas terdampak luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, dengan ketinggian yang bermacam-macam. Seperti yang terjadi di Desa Talekung, Kecamatan Kapuas Murung ketinggian air dari 50 cm hingga 60 cm.
"Akibat luapan air DAS Kapuas, jalan umum desa, sebagian rumah warga di 5 RT serta bagunan sekolah dan bangunan balai desa terendam banjir dengan ketinggian 50 cm sampai 60 cm dari permukaan jalan umum desa," ungkap Jery salah satu tim BPBD Kabupaten Kapuas melalui pesan singkatnya, Jumat (8/12/2017).
Sementara itu, sambungnya, ada sebanyak 130 Kepala Keluarga atau 500 jiwa yang terkena dampak dari banjir ini. "Masyarakat disana pun juga berinisiatif membangun lantai tambahan supaya tetap bisa tinggal di rumahnya masing-masing," katanya.
Beruntung, di Desa Talekung tersebut juga tidak ada korban jiwa. "Sampai saat ini masih belum ada korban jiwa ataupun warga yang menderita sakit karena dampak dari banjir ini, akan tetapi kami meminta warga agar selalu waspada dan berhati-hati," ucapnya.
Ia meminta orang tua yang mempunyai anak kecil agar selalu memperhatikan dan menjaganya dengan baik, karena ketinggian air sangat rawan bagi anak-anak yang suka bermain-main tiba-tiba menghilang dibawa arus air. "Kami minta kepada warga agar selalu waspada dan memperhatikan anaknya," pungkasnya. (HAMDI/B-2)
Banjir Rendam Desa Talekung Punei Hingga 60 Cm
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







