BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas terendam banjir. Salah satu yang cukup parah ada di Desa Dadahub, Kecamatan Dadahub dengan ketinggian air mencapai 70 cm dari permukaan jalan umum desa. "Penyebab dari banjir ini karena meluapnya DAS Kapuas Murung yang berdampak hingga ke Desa Dadahub," ungkap Jery selaku Tim Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas melalui pesan singkatnya, Jumat (7/12/2017).

Di samping itu juga, sambungnya, intesitas hujan yang cukup tinggi di bulan ini membuat ketinggian air dengan cepat naik dan menggenang beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas, terutama wilayah yang memiliki dataran rendah dan berada di pinggiran sungai.

"Desa Dadahub berdasarkan hasil pantauan ketinggian air mencapai 30 cm sampai dengan 70 cm dari permukaan jalan desa, sementara akibat dari banjir ini sebanyak 760 Kepala Keluarga atau sebanyak 2.800 jiwa tempat tinggalnya tergenangi air," sebutnya.

Upaya yang dilakukan masyarakat disana pun juga sama, yakni dengan membangun panggung atau lantai agar bisa tetap tinggal di rumahnya masing-masing. "Untuk saat ini belum ada korban jiwa, sakit ataupun hilang. Pada intinya kita terus melakukan pemantauan," ucapnya.

Banjir juga menggenangi daerah pertanian sehingga padi-padi milik petani banyak yang tenggelam. (HAMDI/B-2)