BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kapuas menargetkan tahun 2017 ini, program cetak sawah 500 hektare bisa dirampungkan. Namun program cetak sawah ini terkendala akibat meluapnya Sungai Kapuas yang disebabkan karena curah hujan tinggi akhir-akhir ini.
“Jadi kita ada program cetak sawah yang dimana kerjasama dengan TNI, dalam hal ini kita hanya melakukan pembinaan saja,” ucap Kepala Distanak Kabupaten Kapuas, Anjono Bhakti Djoedir melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian, Putra Adala di ruang kerjanya, Senin pagi (11/12/2017)
Program tersebut, lanjut dia, merupakan program dari pemerintah pusat, dan sesuai dengan laporan, secara fisik pada bulan Desember ini sudah selesai semua. “Namun karena banjir untuk penanaman kita tunda dulu beberapa, namun secara fisik sudah selesai semua,” kata dia.
Untuk program tersebut, kata dia, direalisasikan di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Batagus seluas 305 Hektar, Kapuas Kuala 140 Hektar dan Kapuas Barat Seluas 55 Hektar. “Yang pastinya musim hujan ini akan berpengaruh sekali bagi produksi padi di Kabupaten Kapuas, apalagi bagi padi unggul,” pungkasnya. (HAMDI/B-8)
Program Cetak Sawah 500 Hektare Terhambat Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







