BORNEONEWS, Sampit - Pendidikan politik dan dialog digelar di gedung Wanita Sampit. Kegiatan itu dilaksanakan PDI Perjuangan dalam rangka peningkatan wawasan politik masyarakat dalam rangka menyukseskan pemilu serentak yang berkualitas tahun 2019.
"Dalam kegiatan ini kita menghadirkan narasumber dari KPU, Kesbangpol, Disdukcapil dan DPR RI," kata ketua DPC PDI Perjuangan Kotim, Rimbun yang juga merupakan anggota DPRD Kotim, Selasa (12/12/2017).
Menurut Rimbun, pendidikan politik ini dilakukan dalam upaya mengikuti perubahan aturan dalam menghadapi pilkada serentak, dengan mengajak masyarakat agar bisa bersama mengikuti aturan dan pendidikan politik dalam bentuk kesadaran memberikan informasi bahwa aturan berlaku 2019 supaya tidak salah dalam menggunakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
"Kita ingin masyarakat bisa memahami aturan dan ketentuan dalam pelaksanaan pilkada maupun pileg nantinya," tegasnya.
Sementara itu anggota DPR RI Rahmad Nasution Hamka menyebutkan dengan kegiatan ini diharapkan bukan saja memberikan pemahaman kepadamereka yang langsung mengikuti kegiatan tersebut tapi juga untuk memberikan pemahaman, kepada keluarga kerabat maupun tetangga, agar hak dan tanggungjawab sebagai warga negara bisa bisa dipahami secara luas.
"Sehingga dengan pemahaman ini masyarakat dalam memilih atau menentukan sikap terhadap pemilu atau kebijakan pemerintah itu dapat dikritisi," tukasnya.
Selain itu yang perlu dipahami juga yakni pemilihan presiden maupun kepala daerah berbeda dengan pemilihan legeslatif. "Ini yang sampai jangan salah persepsi, kalau pileg itu memilih anggota DPR," tutupnya. (NACO/B-5)
Pendidikan Politik dan Dialog Beri Pemahaman Bagi Masyarakat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







