BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah mobil hias meramaikan kegiatan mamapas lewu dan mampakanan sahur, yang puncak acaranya digelar Kamis (14/12/2017) di kawasan Taman Miniatur Budaya, Jalan Karang Taruna Sampit, Kabupaten Kotim.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotim, Fajrurrahman mengatakan, pawai ini diikui oleh sejumlah SOPD di lingkungan Pemkab Kotim. Kegiatan ini merupakan salah satu ageda dari Mamapas Lewu dan Mampanaka Sahur ini.
Sementara itu, ketua panitia kegiatan Pungkal mengatakan, acara pawai ini merupakan kegiatan mengantar Balai Sampurub Jata ke Sungai Mentaya. Pengantaran itu dilakukan dengan iring-iringan mobil yang sudah dihias dengan ornamen khas Dayak.
"Ini merupakan agenda terakhir, setelah mengantar Balai Sampurub Jata ini langsung bubar, acara Mamapas Lewu dan Mampakanan Sahur selesai," kata Ketua Majalis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Kotim.
Menurut Pungkal, acara Mamapas Lewu dan Mampakanan Sahur sudah mulai dilaksanakan pada Rabu (13/12/2017). Kegiatan itu dipimpin oleh seorang fisor dari Desa Parit Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim yang dilaksanakan sampai Kamis dini hari.
Acara yang dipusatkan di Taman Miniatur Budaya ini menurut Pungkal berjalan lancar. Di acara puncak ini, selain pawai tamu undangan yang hadir akan menganjam (menari) bersama mengelilingi tiga buah keramat yang posisinya terletak di tengah Taman Miniatur tersebut. (NACO/B-2)
Pawai Mobil Hias, Antarkan Balai Sampurub Jata ke Sungai Mentaya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wadi, Cita Rasa Fermentasi Khas Kalteng yang Menyimpan Peluang Ekonomi
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Komentar (0)
Memuat komentar…







