BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi PAN-Nasdem DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana menyebut ekonomi masyarakat khususnya di kecamatan Cempaga dan Kota Besi saat ini sangat jauh menurun.
"Penurunan ekonomis masyarakat itu satu penyebabnya karena masyarakat daerah itu sangat bergantung di sektor perkebunan karet dan rotan," kata Syahbana, Kamis (14/12/2017).
Komoditas unggulan mereka saat ini mengalami fluktuasi harga yang tidak menentu. Ditambah lagi dengan kondisi musim hujan saat ini sangat memprihatinkan bagi warga.
Menurutnya sejauh ini belum ada aksi dari pemerintah daerah untuk menyikapi persoalan itu. Setidaknya masalah anjloknya komoditas ini terjadi sekitar 5-6 tahun terakhir ini. Ia juga belum melihat ada intervensi dan kebijakan yang bisa mempengaruhi harga dipasaran, harga karet terutama sama seperti yang dulu tidak pernah ada perubahan.
"Entah ini apa masalahnya belum juga ada penjelasan yang memuaskan bagi masyrakat khususny di Kotim,” tukas anggota Komisi I DPRD Kotim ini.
Syahbana menegaskan, persoalan anjloknya harga ini seakan tidak ada upaya pemerintah untuk pro kepada para petani. Bahkan saat ini tidak jarang ada petani yang mulai beralih ke sektor lain dan mengorbankan pohon karetnya.
Padahal kalau itu dicermati justru keputusan yang tidak tepat untuk membuang kebun karet mengganti tanaman lain, tapi itu semua karena masyrakat sudah bosan dan tuntutan ekonomi sangat tinggi, jadi itulah salah satu alasannya. (NACO/B-5)
Ekonomi Masyarakat Cempaga dan Kota Besi Menurun
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







