BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus mendukung berbagai kegiatan adat istiadat yang dikemas jadi agenda wisata. Selain pemberdayaan terhadap adat istiadat daerah juga sebagai upaya mengembangkan sektor wisata.
Dikatakan Parimus, agenda Mamapas Lewu, Mampakanan Sahur, Manuyang Anak dan kegiatan lain sebagainya itu memang wajib dilestarikan, selain sebagai agenda kunjungan wisatawan juga sebagai kepedulian pemerintah daerah terhadap adat istiadat yang perlahan mulai tergerus.
"Agenda kepariwisataan di Kotim memang harus dipasarkan secara massif. Tidak hanya melalui sosialisasi di lingkup daerah ini namun juga hingga ke daerah lain termasuk hingga kepada provinsi lain," katanya, Jumat (15/12/2017)
Menurutnya agenda wisata berupa kegiatan ritual adat itu memiliki daya tarik tersendiri. Sebab daerah lain tidak memiliki agenda yang dimiliki Kotim. Maka dari itu kedepannya jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan hendaknya sudah disampaikan dan disosialisasikan.
Selain itu, kata dia bahwa kegiatan kepariwsataan dan sejenisnya itu hendaknya melibatkan seluruh sekolah. Sebab banyak yang tidak tahu agenda asli daerah itu seperti apa.
Termasuk anak-anak di sekolah harus diajarkan dan diberikan pemahaman mengenai kebudayaan luar dan daerah lain. "Selama ini sayangnya justru kegiatan adat istiadat setempat tidak dipahami, justru ini harus kita benahi, kedepannya seluruh sekolah baik itu SMP dan SMA untuk pelajaran muatan lokal perlu diperkuat untuk pemahaman budaya lokal," pungkasnya. (NACO/B-5)
Agenda Adat Selain Mengembangkan Budaya Juga Harus Jadi Daya Tarik Wisata
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wadi, Cita Rasa Fermentasi Khas Kalteng yang Menyimpan Peluang Ekonomi
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Komentar (0)
Memuat komentar…







