BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Dinas Komunikasi Telekomunikasi dan Informatikan Kabupaten Katingan, Harun mengaku jika pada awal Desember 2017 ini pernah ada satu provider menawarkan ke pihaknya berupa teknologi bagi daerah yang selama ini tidak ada sinyal atau jaringan telepon seluler.
Hal ini disampaikannya kepada borneonews.co.id Jumat (15/12/2017). Bahkan, kata Harun, pihak provider (penyedia jasa) telepon seluler bersama pihaknya dan Camat Petak Malai serta perwakilan warga menggelar ekpos terkait rencana mendirikan tower sederhana itu.
"Dari ekspos itu pihak provider menawarkan kalau mereka siap membantu dengan teknologi, yakni mendirikan tower setinggi kurang lebih 40 meter dengan radius sekitar 5 km, dan ini untuk tiap desa," kata Harun.
Harun mengaku jika biaya membangun teknologi tersebut bakal menghabiskan dana sekitar Rp350 juta.
"Kemarin warga dan Camat Bukit Raya dan pihak Dinas BPMD menyambut baik atas ekspos pihak provider tersebut," kata Harun.
Namun yang masih jadi kendala, imbuhnya, terkait masalah anggaran dana pihak desa. "Tapi kalau memang bisa dianggarkan menggunakan dana desa, maka saya kira itu akan lebih baik, sebab pihak desa juga sebelumnya menganggarkan untuk ORARI di desa mereka menggunakan dana desa," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)








