BORNEONEWS, Buntok – Hubungan arus pendek atau korsleting listrik dugaan sementara penyebab kebakaran di siang bolong yang menghanguskan beberapa bangunan Komplek Perumahan X di Jalan Patianom Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Minggu (17/12/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.
“Berdasarkan keterangan para saksi dugaan sementara penyebab kebakaran ini akibat arus pendek listrik,” kata Kapolsek Dusun Selatan AKP Budiono kepada Borneonews di lokasi.
Ia mengatakan, api pertama kali terlihat dari muebel belakang toko. Kurang lebih 10 menit api tiba-tiba membesar menghanguskan bangunan toko.
Oleh karena itu, lanjut dia,kuat dugaan kebakaran ini akibat arus pendek listrik. Lantaran dimubel tersebut tidak ada aktivitas. Sementara itu Kasi Operasi Damkar Barsel, Untung Purbaya mengatakan, begitu mendapatkan informasi pihaknya langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam. “Kurang lebih 30 menit api berhasil kita dipadamkan. Dan untungnya api tidak menjalar kerumah yang lainnya,” ucap dia.
Sedangkan, lanjutnya, kebakaran ini terjadi di kawasan padat penduduk. Berkat kerja keras dan dubantu oleh BPK pasar beringin dan PDAM api berhasil dilumpuhkan. Hanya dua bangunan lainnya mengalami kerusakan serta tiga unit mobil tidak dapat diselamatkan.
Salah satu warga, Deddy memberikan apresiasi kepada pemadam karena berhasil memadamkan api serta tidak menjalar kerumah warga lainnya. “Karena kabakaran ini terjadi dikawasan padat penduduk. Kita mengapresiasi kerja keras pihak pemadam,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-8).
Kebakaran Komplek Perumahan X Buntok Diduga Akibat Korsleting Listrik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dua Rumah di Kompleks Griya Anisah Permai Handil Bakti Hangus Terbakar
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Gang Andalas Batulicin
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Alalak Selatan Banjarmasin
Dua Pemuda Meninggal Dunia Akibat Terjebak Kebakaran Rumah
Kebakaran Melanda Kawasan Padat Simpang Belitung Banjarmasin
Lahan di Tol Lingkar Selatan Banjar Terbakar Hebat
Komentar (0)
Memuat komentar…







