BORNEONEWS, Palangka Raya – Salah satu negar Timur Tengah, Qatar memang berkeinginan menanamkan investasi di Kalimantan Tengah (Kalteng), yang berjuluk Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila.
Hal ini menjadi inti hasil rapat koordinasi (Rakor) antara Menteri Kordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dengan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran hari ini, Senin (18/12/2017), di Ruang Rapat Lantai 2 Kemenko Kemaritiman jl MH Thamrin Nomor 8 Jakarta Pusat.
Rakor yang dipimpin langsung Menteri Luhut Binsar Panjaitan itu menghasilkan kesimpulan untuk persiapan rencana investasi, terutama di tiga bidang yaitu pertahanan, pertanian, dan pariwisata.
“Rakor bersama menteri ini, kita diundang dalam rangka pembentukan kerjasama industri pertahanan, pertanian, dan pariwisata. Intinya, Qatar melirik untuk investasi di Kalteng. Karena itu kita perlu lakukan persiapan menyambutnya,” kata Gubernur Sugianto.
Rakor ini ekslusif, karena dari unsur daerah hanya Kalteng yang diundang. Sugianto berharap, kerjasama dua negara ini yang kemudian memilih Kalteng sebagai tempat investasi, mendatangkan manfaat dan Berkah bagi masyarakat Kalteng, serta Indonesia pada umumnya.
Rapat yang digelar pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung Menko Luhut dan Gubernur Sugianto mengajak serta beberapa kepala dinas terkait inti pertemuan. Luhut mengatakan, kordinasi dilakukan karena negara di kawasan teluk itu berkomitmen melakukan investasi, paska kunjungan kenegaraan Emir Qatar ke Indonesia yang kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan balasan dirinya ke negara tersebut.
Kunjungan kenegaraan Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani ke Jakarta pada 13 Oktober 2017, kemudian Menko Kemaritiman melakukan kunjungan kerja ke Qatar pada (9-10/12/2017). Pada kunjungan itu, dibahas rencana kerjasama kedua negara terkait tiga sektor industri. (ROZIQIN/B-5)








