BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur meminta pemerintah daerah untuk memantau dan mengawasi harga kebutuhan pokok di pasar. Apalagi dalam waktu dekat ini perayaan Natal dan Tahun Baru.

Menurut Rudianur jelang perayaan Natal dan pergantian tahun, harga kebutuhan pokok biasanya sangat rawan dipermainkan pedagang dan tengkulak

Selain rawan adanya permainan harga, menjelang perayaan hari besar agama juga rawan beredarnya barang yang tidak layak konsumsi, seperti makanan kadaluarsa maupun makanan dan minuman yang tidak memiliki lebel halal.

Jika hal ini sampai terjadi tentunya masyarakat yang dirugikan. Untuk itu perlu adanya peran pemerintah untuk melindungi masyarakat. "Tidak menutup kemungkinan ada mafia di pasaran yang memanfaatkan kedua momentum ini untuk memainkan harga pangan dipasaran," kata Rudianur, Senin (18/12/2017).

Peran pemerintah sangat di perlukan dalam mengintervensi harga kebutuhan di pasar, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan harga yang wajar dan terjangkau.

"Saya berharap dalam menyambut perayaan Natal dan pergantian tahun pemerintah daerah diharapkan menggelar pasar murah dengan menjual paket kebutuhan pokok. Dengan adanya pasar murah tersebut diharapkan bisa membantu warga kurang mampu," tegasnya

Dia mengingatkan agar disdagperin bisa aktif turun ke pasar. Bahkan papan daftar harga kebutuhan pokok yang dulunya dipasang di pasar harus diaktifkan dan diperbaharui. Itu sebagai salah satu indikator bahwa SOPD itu melakukan pengawasan dan melaksanakan tugasnya.(NACO/B-11)