BORNEONEWS, Muara Teweh – Sebanyak 51 mahasiswa Politeknik Muara Teweh (Polimat) dilantik dan diwisuda menjadi ahli madya di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (19/12/2017) .
Ke-51 mahasiswa ini terdiri dari lulusan program teknik pertambangan (TP), manajemen informatika (MI) dan teknologi pengolahan hasil perkebunan (TPHP).
Direktur Polimat, Noor Ideal mengatakan sebagai ahli madya bukan dinilai dari gelar yang disandang, tapi akan dinilai oleh masyarakat dari cara berfikir dan bertindak yang cermat dan teliti.
“Selain itu ahli madya juga dituntut untuk dapat mengabdikan dan mengamalkan ilmu yang diperoleh selama dibangku perkuliahan pada lingkungan yang lebih nyata ditengah masyarakat,” jelas Noor saat memberikan sambutan pada kegiatan Wisuda VII Polimat.
Disampaikan, secara keseluruhan Polimat telah meluluskan 532 mahasiswa. "Berdasarkan data yang diterima 85 persen dari seluruh alumni telah mengabdikan diri pada instansi pemerintah, swasta dan mandiri,” terangnya.
Saat ini Polimat mempunyai 43 tenaga pengajar dan 68 persennya berpendidikan S2 serta 40 persennya telah memiliki kepangkatan akademik baik asisten ahli maupun tingkat lektor.
Sedangkan, mahasiswa Polimat sampai dengan saat ini telah mempu menunjukkan prestasinya dengan mendapatkan beasiswa dan penghargaan atas lomba keilmuan, olahraga dan seni.
“Adapun pemberian beasiswa yang diterima sampai saat ini 64 orang yang diperoleh dari beasiswa PPA, BBM bidik misi melalui kopertis dan yang terbaru beasiswa dinas pendidikan provinsi sebanyak 50 mahasiswa,” katanya. (RAMADHANI/B-6)








