BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gencar menertibkan geng-geng remaja yang belakangan ini kian meresahkan.
"Saya minta Satpol PP tanggap dengan fenomena sosial yang berkembang pesat di Kotim. Belakangan ini kita mendengar muncul adanya geng pelajar. Ini tidak bisa dibiarkan," tegasnya.
Syahbana minta agar pusat tongkrongan dan kumpulan anak seperti itu harus dibubarkan, Satpol PP harus tegas daripada menyulut api konflik di masyarakat nantinya.
Menurut Syahbana, konflik besar bisa diakibatkan kemunculan geng pelajar ini. Contohnya, ketika di lapangan antar geng ini ada tawuran bisa saja ada orangtua dari anggota geng tidak terima dan menyerang balik.
"Hal semacam ini bukan perkara baru di Kotim, kejadian ini tidak bisa dianggap remeh, Dinas Sosial dan Satpol PP yang harus berperan. Setidaknya harus ada patroli rutin dan sering turun ke lapangan,” tegasnya.
Syahbana mengatakan, Kotim ini merupakan daerah yang rawan terjadinya gesekan antar kelompok. Beberapa tahun lalu kerap ada tawuran antar pelajar hingga antar komunitas kejadian. Dia berharap hal seperti ini jangan sampai terulang. (NACO/B-11)








