BORNEONEWS, Sampit - Sriyanto (42) warga Desa Karang Sari, RT 15 RW 03, Kecamatan Parenggean mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah setelah rumah dan gedung sarang walet miliknya dilalap si Jago merah.

"Meski beberapa barang-barang korban masih bisa diselamatkan, terhitung kerugian yang dialami akibat kebakaran tersebut mencapai Rp300 juta," ucap Kapolsek Parenggean IPTU Triono Raharja, Rabu (20/12/2017).

Triono menerangkan, bencana tersebut berawal saat istri korban membakar tumpukan sampah di samping kanan rumah mereka, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba api langsung menjalar ke bagian atap gedung walet milik korban. Dengan seketika api langsung membesar karena bagian atap tersebut berbahan spon. Api pun menghanguskan gedung sarang walet dan rumah yang bersampingan.

Melihat adanya kobaran api, aparat bergegas melakukan tindakan pengamanan. Setelah berjibaku hampir dua jam, petugas damkar kecamatan Parenggean, yang dibantu aparat kepolisian dan warga sekitar, akhirnya api dapat dipadamkan.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB dengan bantuan mobil damkar milik Kecamatan Parenggean dan dibantu warga sekitar," lanjutnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)