BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya membentuk Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi.

Tujuan dibentuknya komunitas ini dalam rangka meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu, khususnya pemilihan calon walikota dan wakil walikota Palangka Raya pada Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Anggota KPU Kota Palangka Raya, Harmain Ibrohim mengatakan anggota Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi ini berasal dari para tokoh agama, kalangan wanita, pemuda, masyarakat yang berdiam di daerah pinggiran.

Selain itu para kaum disabilitas, dan beberapa komunitas lain seperti komunitas motor, komunitas fotografi, komunitas clean and action juga dilibatkan dalam komunitas ini.

Sebelum mereka melaksanakan tugasnya, terlebih dulu para komisioner mengumpulkan mereka di kantor KPU Palangka Raya di Jalan Tangkasiang, Selasa (19/12/2017).

Dalam pertemuan itu tiga komisioner KPU Palangka Raya, Harmain Ibrohim, Wawan Wiraajmaja, dan Sastriadi memberikan sosialisasi terkait pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya yang akan digelar 27 Juni 2018.

"Diharapkan dengan kehadiran komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi ini mereka bisa ikut mensosialisasikan sampai ke akar rumput, mengingat mereka berasal dari berbagai kalangan dan segmen masyarakat," tulis ustad Harmain melalui pesan WathsApp group wartawan, Rabu (20/12/2017). (ROKIM/B-6)