BORNEONEWS, Palangka Raya – Pada 27 Desember 2017 nanti ribuan masyarakat dari berbagai elemen baik agama, suku dan lainnya bakal bersatu. Semua akan memadati halaman Polda Kalteng untuk memeriahkan perayaan Natal bertajuk Natal kebangsaan.
"Bapak Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko sudah merancang sedemikian rupa Natal kebangsaan. Puncaknya 27 Desember. Oleh sebab itu kami mengundang masyarakat Kalteng baik kabupaten maupun kota untuk bersama-sama merayakan pesta Natal kebangsaan ini demi persatuan dan kesatuan," kata Sekretaris Panita Natal Kebangsaan yang juga Irbid Ops Itwasda Polda Kalteng AKBP Jukiman Situmorang, Rabu (20/12/2017).
Dia menuturkan puncak Natal kebangsaan akan diisi dengan kegiatan ibadah. Kemudian menyalakan obor dan lain sebagainya dengan konsep kebangsaan. Selain itu kegiatan yang akan dihadiri semua tokoh juga akan diisi artis nasional.
"Semua undangan kita imbau mengenakan pakaian adat masing-masing,” pesannya.
Mantan Kapolres Palangka Raya dan Kapolres Kapuas ini menambahkan puncak Natal kebangsaan diperkirakan akan dihadiri lebih dari 4.000 orang. Hal ini juga sesuai dengan jumlah bingkisan yang telah disiapkan Polda Kalteng.
“Ini adalah konsep Natal kebangsaan yang pertama di Kalteng dan mungkin juga di Indonesia. Semua ini merupakan ide brillian Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Drs Anang Revandoko,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)
"Bapak Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko sudah merancang sedemikian rupa Natal kebangsaan. Puncaknya 27 Desember. Oleh sebab itu kami mengundang masyarakat Kalteng baik kabupaten maupun kota untuk bersama-sama merayakan pesta Natal kebangsaan ini demi persatuan dan kesatuan," kata Sekretaris Panita Natal Kebangsaan yang juga Irbid Ops Itwasda Polda Kalteng AKBP Jukiman Situmorang, Rabu (20/12/2017).
Dia menuturkan puncak Natal kebangsaan akan diisi dengan kegiatan ibadah. Kemudian menyalakan obor dan lain sebagainya dengan konsep kebangsaan. Selain itu kegiatan yang akan dihadiri semua tokoh juga akan diisi artis nasional.
"Semua undangan kita imbau mengenakan pakaian adat masing-masing,” pesannya.
Mantan Kapolres Palangka Raya dan Kapolres Kapuas ini menambahkan puncak Natal kebangsaan diperkirakan akan dihadiri lebih dari 4.000 orang. Hal ini juga sesuai dengan jumlah bingkisan yang telah disiapkan Polda Kalteng.
“Ini adalah konsep Natal kebangsaan yang pertama di Kalteng dan mungkin juga di Indonesia. Semua ini merupakan ide brillian Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Drs Anang Revandoko,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)








