BORNEONEWS, Sampit - Polda Kalimantan Tengah akan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah dan pihak lainnya untuk memberantas preman-preman yang ada di Kalteng, terutama di daerah perkebunan besar swasta (PBS)
Hal itu dilakukan lantaran aksi premanisme di PBS kerap kali terjadi. Contohnya yang terjadi beberapa waktu lalu di blok I 100 Devisi 1 B PT BSK 2, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Ada sejumlah orang ikut mengklaim lahan di lokasi tersebut, yang ternyata bukanlah warga sekitar ataupun pemilik hak waris lahan.
Beberapa waktu, seseorang berinisial FAD melakukan aksi yang sangat disesalkan. Ingin meraup keuntungan dengan menggunakan modus mengklaim kepemilikan tanah kepada perusahaan dengan melibatkan preman atau orang suruhan yang dibekali senjata tajam berupa samurai yang digunakan menyerang aparat.
"Aksi premanisme harus diberantas. Sebab tindakan kekerasan dalam menyelesaikan konflik seharusnya tidak boleh terjadi. Kami (Polisi) akan bekerjasama dengan TNI, Pemerintahan maupun pihak lainnya untuk memberantas premanisme," ucap Wakapolda Kalteng Kombespol Dedi Prasetyo, Rabu (20/12/2017) kemarin.
Dedi juga menerangkan, saat ini kondisi tempat terjadinya konflik sudah kondusif. Dirinya bersama Kapolres Kotawaringin Timur secara langsung turun ke lokasi kejadian untuk memantau olah tempat kejadian perkara. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)
Polda Kalteng akan Bersinergi dengan TNI Berantas Preman
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polda Kalteng Amankan Ribuan Liter BBM dari 19 Kasus Penyalahgunaan
Polda Sita Dokumen Legalitas Perusahaan Usai Penetapan Tersangka
Polda Kalteng Akan Gelar Operasi Patuh Telabang pada 26 Oktober hingga 8 November
Cek Lahan Dua Tersangka Karhutla Hayaping, Keluarga Bantah Luasnya Capai 11 Hektare
Polda Kalteng Tangani 45 LP Karhutla
58 Kasus Karhutla Dalam Proses Penyidikan Polda Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







