BORNEONEWS, Sampit - Sekitar 93 orang anak mengikuti sunatan massal yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Masyarakat merasa terbantu dengan kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini cukup membantu kami, karena tidak ada biaya yang dikeluarkan," ujar Agus, salah satu warga yang anaknya ikut khitan massal oleh Kemenag, Kamis (21/12/2017).

Dirinya mengatakan, kalau memanggil dokter atau petugas kesehatan untuk menyunat anak ke rumah akan membutuhkan biaya yang lumayan besar, berkisar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Sehingga dengan adanya sunatan masal tersebut, mereka tinggal membawa sang anak ke Kemenag dan langsung disunat secara gratis.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kotim Syamsudin mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka hari amal bhakti yang ke-72 di tahun 2017. Dimana puncaknya nanti akan dilaksanakan pada 3 Januari 2017. Untuk jumlah anak yang mengikuti khitanan masal yakni 93 orang.

"Awalnya kami targetkan sebanyak 75 orang, namun antusias anak untuk ikut khitanan masal cukup banyak hingga 93 orang," kata Syamsudin.

Dirinya berharap, semoga anak-anak yang mengikuti sunatan masal bisa menjadi orang yang soleh dan berbakti kepada orangtua.

Sunatan masal juga dilakukan untuk menjalankan perintah Allah, dan tentunya menjaga agar anak laki-laki bisa terlepas dari segala penyakit.

"Sunatan merupakan printah wajib bagi anak laki-laki dan kami berupaya untuk melakukan khitanan masal ini," terang Syamsudin. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)