BORNEONEWS, Kuala Kurun- Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus berupaya mengembangkan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru. Hal itu disampaikan anggota DPRD Gunung Mas Herbert Y Asin kepada wartawan di sela penanaman pohon di Tahura, Kamis (21/12/2017).
"Pengembangan buah-buahan lokal harus dilakukan di Tahura. Dengan demikian, kami dari DPRD Gunung Mas meminta kepada Dinas Kehutanan dan Pertanahan untuk menganggarkan dana guna pengembangan buah lokal di Tahura," ujar Herbert.
Politisi Partai Golkar itu menyampaikan, beberapa jenis tanaman buah lokal saat ini sudah sulit ditemukan. Untuk itu, Pemkab Gunung Mas melalui instansi terkait harus membudidayakannya supaya tidak punah. Terlebih, kawasan Tahura cukup luas yakni mencapai 4.000 hektare. Dengan demikian, bisa menanam banyak buah-buahan lokal.
"Tahura harus kita kembangkan. Sehingga ke depan benar-benar bisa dijadikan obyek wisata andalan," cetusnya.
Herbert menambahkan, bila anggaran tahun ini masih belum maksimal, pada APBD 2019 juga harus dialokasikan dana untuk pengembangan Tahura. Mengingat Tahura memikili banyak potensi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Baik masyarakat Gunung Mas maupun dari luar daerah.
"Intinya kita harus serius mengembangkan Tahura karena daya tariknya sangat luar biasa," ucapnya. (EPRA SENTOSA/B-3)








