BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ada kabar gembira dari sektor komoditas kelapa sawit. Di tengah maraknya isu resolusi sawit, ekspor komoditas andalan Indonesia ini ternyata meningkat.
Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Eropa masih mencatatkan kenaikan permintaan.
"Untuk Ekspor minyak sawit ke Tiongkok tercatat naik 14% dari 370,47 ribu ton pada September menjadi 423,74 ribu ton pada Oktober. Sementara Benua Biru mencatatkan pertumbuhan permintaan sebesar 18% dan Amerika Serikat naik 11%," kata Sekretaris Jenderal GAPKI, Togar Sitanggang, di Jakarta, baru-baru ini.
Dari sisi harga, sepanjang Oktober harga minyak sawit global bergerak pada kisaran US$700 hingga US$735 per metrik ton dengan harga rata-rata US$719,4 per metrik ton.
Harga rata-rata itu turun tipis ketimbang rata-rata September yakni US$724,9 per metrik ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)








