BORNEONEWS, Palangka Raya – Rencana Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menikah menjadi kabar bahagia, namun juga menyedihkan. Disebut menyedihkan karena banyak perempuan patah hati mendengar kabar itu.
Ya, setidaknya bagi perempuan yang selama ini mendambakan dipersunting Gubernur Kalteng, khususnya perempuan di Kota Pangkalan Bun.

Wajar saja, Gubernur kelahiran Sampit itu memang besar di Pangkalan Bun. Karenanya, tidak mengherankan bila harapan perempuan Pangkalan Bun pun pupus mendengar kabar ini.

Apa hubungannya dengan perempuan Pangkalan Bun patah hati?

Begitu kabar mengenai Gubernur Sugianto segera ijab kabul dan dengan postingan foto calon istri dari Kota Semarang, ratusan komentar warganet membanjiri akun Instagram redaksiborneonews, terutama dari perempuan Pangkalan Bun.

Ada yang mengaku sedih, ada yang 'mengoda' temannya yang memendam rasa kepada Gubernur Sugianto, dan beragam komentar lainnya.

“Hari Patah Hati se-P.Bun,” tulis akun Instagram milik nurlailyputriamalia.

“Aduh, sedih aku,” tulis akun evitanovrianti-abel.

“Patah hati,” singkat akun vriiskysetyaningrum, yang kemudian ditimpali akun hk_shoppy dengan coretannya yang juga mengungkap hatinya yang turut sedih.

Beragam tanggapan bernada sedih dan patah hati dari penggemar Gubernur Sugianto Sabran. Kenapa demikian? Ada sejumlah alasan tentunya. Karena beberapa kali dalam berbagai kesempatan, termasuk saat kunjungan kerja ke sejumlah daerah, Gubernur Sugianto sering mengatakan bahwa gadis Dayak cantik-cantik. Mungkin inilah yang membuat gadis Kalteng berharap disunting oleh sang Gubernur.

Terakhir, ia mengungkapkan perempuan Dayak sangat cantik, putih, dan eksotik adalah saat berpidato di acara pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng dengan Tema Memperkuat Momentum di Ballroom Swisbell Hotel, Palangka Raya, Kamis (21/12/2017).

“Kita harus menyambut tamu daerah dengan baik dan santun. Gadis asli Dayak cantik-cantik, putih-putih, tidak kalah dengan pulau lain di Jawa atau lainnya. Tinggal dipoles saja,” seloroh Gubernur sambil menebar senyum khasnya. (ROZIQIN/B-3)