BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga menemukan bayi di tepi Pelabuhan Muara Sei Catur dan Muara Mentaya Desa Handel Mekar Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas. Awalnya, bayi yang terbungkus plastik ungu itu disangka boneka.
Berdasarkan informasi di lapangan, bayi yang sudah tak bernyawa itu ditemukan pada Senin (25/12/2017) sekitar pukul 07:00 WIB. Orang yang pertama kali melihat bayi tersebut adalah anak Pak Misran. Kemudian, memanggil warga lainnya.
Setelah diteliti ternyata orok bayi, warga melaporkan kepada Polsek setempat.
Camat Tamban Catur H Dusi mengatakan saat ini orok bayi tersebut sudah ditangani oleh pihak Polsek Kapuas Kuala. "Kita juga tidak bisa menedeteksi pelaku pembuangan bayi tersebut. Sebab saat ditemukan pertama kali di sungai," kata H Dusi, Senin (25/12/2017).
Saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan kepala desa untuk menelusuri apakah warga sekitar ada yang sebelumnya memiliki ciri-ciri hamil. Sebab tidak bisa dimungkiri, bayi tersebut hanyut di sungai.
"Namanya larut di sungai tentu kita tidak bisa berbuat banyak. Tidak menutup kemungkinan di buang di tempat lain, hanyutnya ke tempat kita," terangnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)
Bungkusan Plastik Ini Disangka Boneka Ternyata Bayi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
Komentar (0)
Memuat komentar…







