BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Mirnawati (16), warga Desa Handel Mekar Kecamatan Tamban Catur tidak menyangka menemukan bayi di bawah jamban.
Awalnya, saat hendak buang air besar (BAB) ia melihat ada plastik ungu diikat dengan tali di bawah jamban. Ia mengira yang terbungkus dalam plastik adalah boneka.
Dengan menggunakan sebilah kayu, Mirnawati menggiring bungkusan plastik itu ke tepi. Ketika dibuka, ada bau anyir. Ternyata, yang terbungkus dalam plastik itu orok berjenis laki-laki. Namun sayang, bayi itu tak lagi bernyawa.
Kapolsek Kapuas Kuala Iptu Juhri Muhammad yang dihubungi melalui sambungan teleponnya, Senin (25/12/2017) membenarkan informasi temuan itu. "Setelah kami mendapat laporan dari warga melalui telepon, kami langsung mendatanggi tempat penemuan orok. Selanjutnya, anggota kami meminta keterangan dari saksi," jelas kapolsek.
Masih menurut kapolsek, pihaknya sudah meminta keterangan dari empat orang saksi. Sementara orok dilakukan visum oleh petugas Polres Kapuas. Ditanya apakah saat ini sudah ada orang yang dicurigai, menurut kapolsek belum ada. Namun jajarannya kini masih melakukan penyelidikan di lapangan. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)
Astaga, Bayi Laki-laki Ini Diikat di Bawah Jamban
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wakil Bupati Gumas Ajak Kawal Investasi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Masyarakat
Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Dortmund Puncaki Klasemen setelah Kalahkan Frankfurt 1-0
Komentar (0)
Memuat komentar…







