BORNEONEWS, Sampit - Bukan hanya satu atau dua orang saja yang pernah menjadi korban pemerasan yang dilakukan oleh oknum dengan mengatasnamakan jabatan Kasatnarkoba. Hal itu diungkapkan oleh Kasatreskoba Polres Kotim, AKP Yonals Nata Putra, Selasa (26/12/2017).
"Penipuan yang mengatasnamakan jabatan seperti saya ini sudah sering terjadi, bukan hanya di Kotim ini saja bahkan saat saya masih di Pulang Pisau banyak juga yang tertipu oleh oknum yang mengaku Kasatnarkoba," ucap Yonals.
Yonals melanjutkan, berbagai macam kerugian dialami korban mulai dari belasan juta rupiah hingga puluhan juta rupiah. Seperti yang terjadi di Kotim pada 2 November 2017 lalu. Fahrizal yang merupakan keluarga pelaku penjual obat daftar G jenis Carnophen (Zenith) mengalami kerugian mencapai Rp57,5 juta atas kejadian tersebut.
Yonals berharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar berperilaku skeptis (tidak mudah percaya) jika ada indikasi penipuan serupa. Terutama yang mengatasnamakan jabatan kepolisian. Sebab, kepolisian akan tetap memproses segala bentuk kejahatan, khususnya kasus narkoba.
"Jika ada yang menelepon maupun SMS meminta uang mengatasnamakan jabatan kepolisian, hendaknya langsung bertatap muka. Agar mengetahui siapa orang tersebut. Ingat pihak kepolisian tidak dapat mentoleransi segala bentuk kejahatan terutama narkoba. Prosedur hukum tetap berlaku tanpa ada suap menyuap," terang Yonals. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)
Penipuan Atasnama Perwira Polisi Kerap Terjadi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







