BORNEONEWS, Sampit - Kabag Humas Polres Kotawaringin Timur Iptu Budiman mewakili Kapolres Kotim memamparkan beberapa kegiatan dan tindak pidana yang mereka tangani selama 2017.

Ada beberapa kasus menonjol sepanjang tahun ini yang disampaikan pada rapat evaluasi di gedung Serbaguna Sampit, Rabu (27/12/2017). Di antaranya kasus penemuan mayat Nur Fitri di Jalan Pramuka Sampit, Kabupaten Kotim. "Korban diduga korban pembunuhan," kata Budiman menjelaskan.

Malam kejadian Fitri dan Acien keluar dari perumahannya menuju ke diskotik D'Angel Jalan Tjilik Riwut Sampit, sekitar pukul 22.00 wib. Acien pulang sekitar pukul 01.00 WIB. Kemudian, sekitar pukul 05.00 WIB korban tergeletak di TKP.

Hingga kini kasus tersebut belum diketahui siapa pelakunya. "Korban diduga melompat dari kendaraannya mobil Innova," ujar Budiamn.

Sementara kasus menonjol lainnya, temuan dua truk zenith sekitar 3,7 juta butir yang diamankan di pelabuhan Sampit, yang baru saja dibawa menggunakan Kapal KM Kirana. Serta kasus baru-baru ini yakni penganiayaan yang berujung penembakan oleh aparat di PT BSK Desa Sebabi, Kecamatan Telawang Kabupaten Kotim.

"Kejadian tersebut berawal saat korban dan terlapor cekcok, korban dikejar dengan parang dan dibacok, karena itulah aparat melepaskan tembakan," tegasnya.

Di mana korban pembacokan itu mengakibatkan korban alami luka saya di bagian belakangnya. "Kasus ini sudah diekspos oleh Pak Waka Polda," tutupnya. (NACO/B-2)