BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto meminta agar pemerintah kota dapat berdaulat dan mandiri dalam hal pendanaan melalui APBD.
"Bukannya apa ya, kalau kita lihat tahun ini ada realisasi anggaran dari pemerintah pusat, kita kan kalang kabut. Banyak kegiatan yang lalu tidak bisa dilaksanakan, pemangkasan anggaran di sana-sini. Satu-satunya cara agar tahun 2018 nanti tidak kejadian seperti ini lagi ya dengan mandiri dalam hal pendanaan," kata Sigit, Rabu (27/12/2017).
Menurut politisi PDI Perjuangan ini APBD Kota Palangka Raya 2018 sudah ditentukan Rp1,2 triliun lebih. Angka ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan pada 2017 yang dianggarkan sebesar Rp1,1 triliun.
"Kita tentu berharap pada APBD 2018 akan datang akan lebih terarah realisasi anggarannya dan tentu saja diarahkan kepada pambangunan saran dan prasarana. Akan lebih baik jika ada kemandirian dari Pemko Palangka Raya, yang artinya pemko harus punya kemandirian dan kedaulatannya sendiri dalam segi anggaran," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








