BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram (Kg) kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Bukan saja karena stoknya yang terbats tetapi juga lantaran masih banyak toko dan warung yang tutup usai libur Natal 2017, sehingga kalaupun ada hargany melonjak hingga Rp30 ribu per tabung.


"Ada ini tapi harganya Rp30.000 ya," kata salah seorang pedagang di Jalan Tingang, Kota Palangka Raya, Rabu (27/12/2017).


Adit, warga yang tengah mencari gas elpiji 3 Kg pun mau tidak mau harus menerima gas engan harga demikian.


"Memang lagi kosong, ini suah warung ke lima yang sata datangi dan memang baru ini yang ada. Ini juga tinggal satu. Nggak apa-apalah harganya Rp30.000 asal ada barangnya," kata Adit.


Ditanyai mengapa gas di warungnya kosong, Bu Titin salah seorang pedagang mengaku belum menerima pengantaran gas lagi setelah seminggu yang lalu.


"Belum iantar lagi. Saya punya 10 tabung. Kalau datang biasanya paling 2 hari suah habis dibeli orang. Padahal menunggu seminggu sampai dua minggu lagi sampai pengantaran selanjutnya. Makanya sering kehabisan," jawab Titin. (TESTI PRISCILLA/B-5)