BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko menegaskan semua warga negara Indonesia adalah saudara. Meski berbeda-beda suku, agama dan lain-lain semua tetap saudara.

"Kita semua adalah saudara. Tidak boleh saling menghujat, memfitnah dan menolak karena kita semua saudara," tegas Anang dalam sambutannya pada acara perayaan Natal kebangsaan di Polda Kalteng, Rabu (27/12/2017).

Ia menambahkan, tujuan digelarnya Natal kebangsaan adalah sama yakni komitmen menjaga persaudaraan, toleransi dan persatuan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.

Menurut Kapolda, jika TNI dan Polri bersatu, maka masyarakat akan tenang. Apapun segala bentuk persoalannya, juga dapat diselesaikan dengan baik.

Kapolda juga mengingatkan apa yang telah menjadi pesan dari Presiden RI pertama, Soekarno. Yakni bangsa Indonesia adalah milik semua tanpa membedakan agama dan lain-lain.

Kemudian juga disampaikan sebagaimana pesan Presiden RI saat ini, Jokowi bahwa kerukunan, toleransi, persaudaraan dan persatuan yang ada di Indonesia dikagumi oleh negara lain.

Di akhir sambutan, Kapolda memimpin ribuan masyarakat yang hadir untuk menyerukan 'Saya Indonesia, Saya Indonesia, Saya Pancasila. (BUDI YULIANTO/B-8)