BORNEONEWS, Sampit - Aparatur sipil negara (ASN) di Kotawaringin Timur (Kotim) mulai sekarang bisa bersiap diri. Pada 2018 mendatang, akan ada seleksi jabatan eselon II.
Seleksi itu digelar untuk mengisi jabatan yang kosong di sejumlah instansi pemerintah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). "Seleksi diusahakan lebih cepat, selambat-lambatnya pada Maret 2018 mendatang, atau bisa juga Februari," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto.
Dalam seleksi tersebut, prosesnya masih sama dengan yang sebelumnya. Hanya saja, untuk panitia pelaksana tahapan seleksi yang belum diketahui. Apakah tetap memakai panitia lama, atau membentuk baru lagi.
Sedangkan untuk sejumlah jabatan yang nantinya akan diseleksi yaitu Asisten II, Asisten III, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Selain itu, ada juga jabatan yang diduduki lebih lima tahun juga akan dievaluasi. Salah satunya adalah Sekretaris Dewan (Sekwan), yang hingga saat ini sudah tujuh tahun.
"Seleksi atas permintaan Bupati Kotim Supian Hadi, dan kita sampaikan untuk para calon agar mempersiapkan diri," terang Alang.
Seleksi tersebut memang dibutuhkan oleh instansi masing-masing. Karena hingga saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas. Ada juga kepala dinas yang hampir pensiun. Sehingga harus ada pejabat baru agar pucuk pimpinan dalam struktur instansi bisa berjalan dengan baik.
"Bagi ASN yang berminat dan sudah sampai eselonnya, maka bisa mengikuti seleksi. Dan diharapkan bisa mempersiapkan diri. Tahapan-tahapan seleksi tidak berbeda dengan seleksi yang dilakukan sebelumnya," kata Alang. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Siap-Siap, 2018 Ada Seleksi Jabatan Eselon II di Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bukan Hanya Asap Kiriman, Ini Penyebab Kabut Asap Kian Tebal di Sampit
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Penjual Nanas Dialihkan ke Lingkar Utara setelah Jalan Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup
Pembenahan Dermaga Inhutani Terkendala Aset, Dishub Kotim Rencanakan Bangun Halte Sungai Sampit-Seranau
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Komentar (0)
Memuat komentar…







