BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Alexius Esliter meminta Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) aktif mengecek kondisi harga kebutuhan pokok yang belakangan ini tidak stabil di pasaran.
"Disperdaging harus aktif, karena harga kebutuhan pokok belakangan ini terus naik, masalah ini jangan sampai dibiarkan masyarakat akan jadi korban," kata Alexius, Jumat (29/12/2017).
Menurut Alexius kenaikan harga kebutuhan pokok sudah dirasakan masyarakan sebelum perayaan natal hingga menjelang perayaan tahun baru 2018. Disperdaging jangan membiarkan persoalan ini, harus dicari tahu apa penyebabnya sampai terjadi demikian.
Jangan sampai kenaikan harga kebutuhan pokok ini hanya permainan pasar yang mengambil keuntungan di saat hari-hari besar. Selain itu Disperdagin harus bisa menginformasikan kepada masyarakat berapa kisaran harga saat ini agar tidak ada pedagang yang berani main-main.
Selain itu ia juga meminta SOPD terkait bersikap tegas, jika ditemukan kenaikan harga kebutuhan pokok hanya permainan pasar semata ia meminta agar ada sanksi tegas. Karena saat ini harapan dan tumpuan masyarakat ada pada SOPD teknis tersebut, agar harga kebutuhan pokok bisa teratasi.
"Sudah menjadi kebiasaan sepertinya, setiap ada hari-hari besar harga kebutuhan naik, namun apa penyebabnya Disperdaginlah yang harus mencari tahu, karena itu sudah menjadi tugas dan fungsi mereka," politisi PDI Perjuangan tersebut. (NACO/B-5)
Harga Tidak Stabil, Dinas Perdagangan Diminta Aktif Cek Kebutuhan Pokok
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







