BORNEONEWS, Palangka Raya – Gerakan peduli musibah kebakaran Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, digaungkan sejumlah komunitas dan kelompok mahasiswa Kalimantan Tengah (Kalteng) di luar daerah, dengan platform online. Namun ternyata sebelum mereka bergerak, ada satu organisasi kemahasiswaan di Kota Palangka Raya yang sudah turun jalan menggalang solidaritas. Yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Cabang Palangka Raya. Organisasi ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp5,6 juta di hari pertama aksi mereka, Jumat (29/12/2017).

Sandy, Mahasiswa IAIN Palangka Raya asal Kabupaten Murung Raya yang tergabung dalam aksi penggalangan, mengaku tergerak melakukan aksi mengingat banyaknya korban atas musibah kebakaran yang terjadi Rabu malam (27/12/2017) tersebut.

“Hari pertama aksi galang dana bertempat di Bundaran Kecil Kota Palangka Raya, perolehan dana sebesar Rp 5.684.250,” terang Sandy yang juga Sekretaris Komisariat PMII IAIN Palangka Raya ini kepada Borneonews, Jumat (29/12/2017) petang.

Rencananya, PMII menggelar aksi galang dana selama tiga hari berturut-turut, hingga terakhir pada 31 Desember 2017 mendatang.

“Khusus untuk yang hari terakhir kami aksi di Bundaran Besar, pas momen Car Free Day (CFD). Untuk hari pertama dan kedua tetap di Bundaran Kecil. Kami sangat prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara di kota Puruk Cahu, dan hanya ini yang bisa PMII lakukan, semoga bermanfaat dan meringankan beban para korban,” tutupnya. (ROZIQIN/B-5)