BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Apes. Itulah yang dirasakan 13 orang yang terdiri dari 7 perempuan dan 6 laki-laki yang diduga sedang berbuat mesum dalam satu kamar di beberapa hotel di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (29/12/2017) malam.
Seharusnya ada 14 orang atau tujuh pasangan mesum yang terciduk dalam razia gabungan ini. Namun satu lelaki dari 7 pasangan tersebut rupanya berhasil melarikan diri dengan keluar dari jendela salah satu kamar hotel melati yang berada di Desa Pasir Panjang.
Awalnya tim gabungan bermaksud melakukan razia narkoba di hotel dan karaoke di wilayah Pangkalan Bun. Usai briefing di Mapolres Kotawaringin Barat sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan bergerak ke hotel kelas melati yang berada di Jalan Domba.
Di tiga kamar berbeda, petugas menemukan tiga pasangan mesum. Tiga pasangan ini juga tidak bisa menunjukkan identitasnya saat ditanyai petugas. Walaupun dari hasil tes urin yang dilakukan petugas Satuan Narkoba Polres Kobar dan BNNK Kobar menunjukkan hasil negatif.
Namun karena mereka dipergoki sedang berduaan di dalam kamar hotel, maka penindakannya diserahkan ke anggota Satpol PP Kobar.
Setelah itu petugas, bergerak menuju karaoke yang berada di Desa Pasir Panjang menuju arah Trans LIK. Di salah satu tempat tersebut petugas juga melakukan pengecekan urin pada para perempuan pemandu karaoke dan hasilnya negatif.
Setelah selesai melakukan pemeriksaan, tim gabungan kemudian bergerak menuju hotel melati di Desa Pasir Panjang arah jalan Desa Kumpai Batu Atas.
Nah, di tempat ini lagi-lagi petugas memergoki empat pasangan mesum di kamar hotel. Sama seperti sebelumnya, saat dilakukan tes urin untuk mengetahui kandungan narkoba, para pasangan tanpa status nikah itu juga menunjukkan hasil negatif.
Namun sebelum petugas berhasil membuka kamar hotel melati itu, rupanya satu laki-laki yang berada di sebuah kamar berhasil meloloskan diri melalui jendela.
Pasangannya ditinggalkan begitu saja di kamar hotel. Namun di sebuah meja yang berada didalam kamar itu masih teronggok kaos oblong warna hitam milik laki-laki yang melarikan diri tersebut.
Sialnya lagi, kunci motor matik yang ditumpanginya bersama pasangan mesumnya juga ketinggalan di tas milik pasangan perempuannya. Akhirnya motor dan pasangannya juga turut diamankan petugas Satpol PP untuk dimintai keterangan.
Usai melakukan razia, tim gabungan kemudian kembali ke Mapolres Kobar dan kegiatan hari itu dianggap selesai.
"Kegiatan ini memang sengaja digelar, menjelang akhir tahun. Karena biasanya pada masa ini ditenggarai banyak orang yang memanfaatkannya untuk berpesta narkoba atau miras," jelas Kasat Narkoba Polres Kobar Iptu Kariatmono. (YUDA/B-6)







