BORNEONEWS, Sampit - Kodim 1015/Sampit menerjunkan personel ke lokasi jembatan ambruk di Km 105, Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di Desa Rungau Raya, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan.
Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf I Gede Putra Yasa mengatakan, personel diturunkan untuk membantu kegiatan di lokasi kejadian bersama jajaran Polres Seruyan.
Menurutnya, informasi ambruknya jembatan diperoleh dari Wiwit, sopir truk. Wiwit melihat aspal jembatan longsor terbawa arus air sungai pascadiguyur hujan pada Jumat (29/12/2017) mulai pukul 19.00 WIB.
Setelah mengetahui bahwa jembatan yang dilalui putus, ia menyampaikan informasi itu ke rekan-rekannya dan masyarakat setempat.
"Adapun penyebab ambruknya akibat curah hujan yang tinggi sehingga membuat debit air di Sungai Rungau Raya menjadi naik dan diduga juga kotruksi bangunan jembatan mulai kropos karena pembangunan sudah puluhan tahun. Sehinga membuat jembatan tersebut ambruk," ujar Dandim.
"Sejauh ini aktivitas warga menjadi terganggu dikarenakan jalan trans Kalimatan (Sampit- Pangkalan Bun) tidak lancar. Bahkan akibat kejadian itu sebuah kendaraan sempat terseret derasnya air saat melintas." (NACO/B-3)








