BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya merampungkan perbaikan lampu pengatur lalu lintas (traffic light) yang sering bermasalah. Dishub mengganti bola lampu traffic light dari lampu dop (bola lampu pijar) dengan lampu Light Emitting Diode (LED) yang lebih hemat energi dan produknya melimpah di pasaran.
"Lampunya kita migrasi dari Dob ke Led, hal ini kami programkan mengingat lampu Dob tidak produksi lagi dan perusahaannya sudah tutup," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim, H Fadliannor kepada Borneonews, Minggu (31/12/2017).
Ia menjelaskan penggunaan Led banyak keuntungan dengan kondisi power yang sering biarpet seperti sekarang ini. Penggunaan dop kerap kali berpengaruh terhadap kondisi tersebut, bahkan tidak jarang terbakar dan kerap kali harus diganti. "Sedangkan Led dapat bertahan, karena mata lampunya banyak, kalau putus hanya satu atau dua biji itu tidak berpengaruh," terang dia.
Menurut Fadliannor, Led mata lampunya banyak dan dapat bertahan. Sehingga jika ada beberapa yang mati tidak begitu berpengaruh terhadap pancaran dan sinarnya. Oleh karena itu, ia berharap dengan pergantian bola lampu tersebut traffic light yang kerap bermasalah pada lampu tidak lagi terjadi.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, lampu lalu lintas di sejumlah titik di kota Sampit sempat bermasalah. Akibatnya arus lalu lintas terganggu. Meski demikian petugas dengan cepat memperbaikinya, selain memprogram ulang sistem kontrol lampu itu, petugas juga mengganti bola lampunya.
Setelah beberapa hari dikerjakan, akhirnya traffic light berfungsi secara normal, arus lalu lintas mulai lancar terutama menjelang malam pergantian tahun yang tinggal beberapa jam lagi dilaksanakan.(NACO/B-8)
Sering Bermasalah Lampu Traffic Light Migrasi dari Dop ke LED
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Kotim Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer
Pemindahan Gedung PKP-PK Bandara H Asan Sampit Ditargetkan 2028 Gunakan APBD Kotim
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Dinsos Kotim Verifikasi Data Keluarga Korban Perundungan Kaji Peluang Bansos
Jalan Tjilik Riwut Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup Permanen
Santri Era Modern Dituntut Kuasai Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Komentar (0)
Memuat komentar…







