BORNONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Parimus mengaku prihatin dengan adanya bibit-bibit premanisme yang berkembang dan mulai bermunculan di Kota Sampit, Kabupaten Kotim. Sejumlah komunitas muda yang menamakan diri geng-geng itu perlahan namun pasti mulai terlihat terbentuk.
Parimus berharap semua pihak harus segera mencegah berkembangnya geng-geng ini. Bahkan, jika memang ada koordinator pembentunya harus diseret ke ranah hukum karena tindakan itu penyebab tawuran selama ini.
"Keberadaan geng ini sudah tidak bisa dibiarkan. Kalau tidak bisa dibina kita dukung untuk ditindak tegas terutama aktor intelektualnya,” kata Parimus kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Senin (1/1/2018).
Menurut Parimus, munculnya komunitas yang berkembang menjadi geng-geng ini diduga kuat berawal dari inisiatif seseorang. "Ini tentunya bisa ditelusuri dimana dan siapa dalangnya. Bibit premanisme seperti itu sangat rawan menimbulkan gesekan di tengah masyrakat," cetus dia.
Apalagi, lanjut dia, tindakan mereka saat ini sudah mengarah ke nama identitas seperti sara dan lain sebagainya. Kondisi ini tentunya sudah tidak bisa ditoleransi dan harus diambil langkah cepat sebelum nantinya terlambat dan menimbulkan permasalahan besar.
Menurut politisi partai Demokrat ini, DPRD mendorong peran pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Satpol PP Kotim. Di situ mereka punya andil untuk menertibkan komunitas komunitas tersebut.
"Awasi pergerakannya karena ini yang kita khawatirkan tidak hanya sekadar komunitas begitu saja namun bisa berkembang mengarah pada tindakan kriminalitas," tegasnya.
Selain itu juga dia meminta pengawasan di daerah yang kerap menjadi arena tawuran ini diperketat. Bahkan tugas pengawaan ini bisa dilakukan dengan menerbitkan instruksi kepada seluruh lurah RT dan RW. Sehingga pengawasan ini bisa dilakukan dari tingkat bawah. (NACO/B-8)
Geng-Geng Bermunculan di Kotim, Dewan Minta Bibit Premanisme Ini Ditumpas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







