BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Nadalsyah berusaha meyakinkan semua pihak bahwa SPBU Perusda Batara Membangun akan menjual bahan bakar minyak (BBM) sesuai standard PT Pertamina.

Pernyataan itu ia sampaikan sebelum meletakan batu pertama SPBU Perusda Batara Membangun di Jalan Ring Road, Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (2/1/2017).

“Jadi BBM yang keluar dari ujung tembakan SPBU ini, berapa harga yang tertera, maka itulah harga yang dibayar masyarakat,” tegasnya.

Dikatakan Nadalsyah, selama ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempunyai komitmen untuk menejahterakan masyarakat melalui transportasi yang terjangkau dan distribusi hasil bumi yang murah. Termasuk juga di dalamya kebutuhan akan barang dan jasa.

“Hal ini tentunya akan tercapai dan terpenuhinya jika seluruh lapisan masyarakat mendapatkan bahan bakar energi baik itu solar, premium, pertalite, pertamax, dan lainnya dengan harga yang terjangkau sesuai standard pemerintah,” kata Bupati yang akrab disapa H Koyem ini.

Salah satu jalan yang ditempuh Pemkab Barito Utara untuk mewujudkan hal itu ialah mendorong Perusahaan Daerah Batara Membangun sebagai kepanjangan tangan dari pemkab untuk mendirikan SPBU/APMS. Dengan menyediakan dana penyetoran modal sebesar Rp10 miliar melalui Perda Penyertaan Modal Nomor 8 Tahun 2015 dan Perda Perubahan Penyertaan Modal Nomor 6 Tahun 2016.

“Saya selaku kepala daerah berharap semoga pembangunan SPBU Pertamina ini tidak ada terkendala yang berarti, serta dapat selesai tepat waktu. Saya mohon dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut mengawal pembangunannya supaya dapat selesai dan terwujud seperti yang kita harapkan, serta bisa beroperasi untuk melayani masyarakat Barito Utara,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Nadalsyah juga meminta dukungan masyarakat untuk menuntaskan program yang belum sempat terlaksana. "Agar harapan kita semua dapat diwujudkan secara totalitas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara." (RAMADANI/B-3)