BORNEONEWS, Sampit - Maraknya aksi pemalakan di jalur luar kota menimbulkan keresahan. Seperti pada Senin (1/1/2017) sore, seorang pengendara hampir menjadi korban pemalakan di Jalan Cilik Riwut, tepatnya sekitar Kecamatan Kota Besi.
Terkait itu, Kapolsek Kota Besi Iptu Afif Hasan mengatakan, pihaknya akan menggiatkan patroli di jam-jam rawan aksi kejahatan.
"Kami selalu melakukan patroli di jam rawan, untuk antisipasi kejahatan seperti begal," kata Afif, Selasa (2/1/2018).
Dia menghimbau, para pengendara agar selalu berhati-hati ketika berpergian. Jika ada orang yang tidak dikenal meminta tolong di tempat yang jauh dari keramaian, hendaknya bersikap curiga atau tidak mudah percaya.
"Untuk berjaga-jaga. Terlebih di jalan sepi. Kita tidak tahu apakah itu salah satu trik untuk melancarkan aksi kejahatan atau bukan. Usahakan jika bepergian keluar kota hendaknya tidak sendirian. Waspada itu penting," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








