BORNEONEWS, Palangka Raya - Usai memberikan stressing kepada pejabat baik eselon II maupun eselon II di lantai 3 ruang Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengajak lepas penat di Kampung Lauk, Pahandut Seberang Kota Palangka Raya.

Tidak hanya makan siang, Sugianto juga bersenda gurau seperti biasanya, serasa lepas dari materi evaluasi kinerja dan penekanan program 2018 yang telah berlangsung sebelumnya. Kegiatan yang berlangsung Selasa (2/1/2018) pukul 13.30 WIB itu berakhir hingga sore.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng banyak memberikan peluang kepada salah seorang anak pejabat yang memiliki pengalaman untuk mengenalkan budaya khas Kalimantan kepada dunia. Baik berupa tari-tarian dan pakaian adat, pesona alam, hingga flora dan fauna serta kekayaan plasma nutfah yang sering dilirik peneliti universitas dunia, untuk bercerita di depan para kepala dinas.

Sejumlah kepala dinas yang berkaitan, tampak menyimak dengan baik diskusi gubernur dengan perempuan tersebut. Antara lain Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kepala Dinas Perkebunan.

“Kita harus banyak menggali pengalaman bagaimana memajukan apa yang dimiliki kita ini agar dikenal dunia luar, harus pintar berinovasi menjual kekayaan alam yang kita miliki. Terutama di Taman Nasional Sebagau dan Taman Nasional Tanjung Puting. Jangan sampai kecolongan,” tegas Gubernur Kalteng. (ROZIQIN)