BORNEONEWS, Palangka Raya– Jembatan Sei Rungau di Jalan Jenderal Sudirman, Km 105, Desa Rungau Raya, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, yang ambruk diterjang arus sungai pekan lalu, kini sudah bisa dilalui meski dengan penanganan darurat.
Kayu gelondongan sudah didipasang di atas jembatan, hasil kerja sama Dinas Kehutanan (Dishut), Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (PUPR), dan Satuan Kerja (Satker) Wilayah I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII. Pihak Satker juga sudah mempersiapkan sejumlah baja yang akan dipasang ke bentang jembatan.
Kepala Dinas PUPR Kalteng Leonar S Ampung meminta kesadaran masyarakat pengguna jalan dan jembatan tersebut, agar tidak memaksakan diri melintas. Sebab daya tahan jembatan darurat hanya untuk kendaraan dengan bobot 5 ton ke bawah.
“Untuk sementara dibangun jembatan darurat dari kayu log agar sementara bisa dilalui masyarakat sambil memfungsikan jalan alternatif milik perusaahan perkebunan. Hanya, jembatan darurat dari kayu ini bersifat terbatas, untuk roda dua dan roda empat tapi yang ringan-ringan saja boleh melintas, harap pengertian dan tidak memaksakan diri melintas,” pinta Leonard, Selasa (2/1/2017).
Seperti bus, lanjut Leonard, itu terpaksa harus mutar lewat jalan perkebunan. Sebab kalau dipaksakan dikhawatirkan bikin masalah lagi. “Yang pasti masyarakat dan kepetingan umum seperti ambulans, angkutan sembako boleh melintas,” ucapnya. (ROZIQIN/B-3)
Kepala Dinas PUPR Kalteng Minta Kesadaran Masyarakat Pengguna Jembatan Sei Rungau
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







