BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Status Simpang Camuh akan berubah menjadi Simpang Adipura mulai hari ini, Rabu (3/1/2018). Perubahan nama itu setelah Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meresmikan Tugu Adipura.

"Hari ini namanya bukan lagi Simpang Samuh, tetapi Simpang Bundaran Tugu Adipura yang melambangkan kebersamaan kita, antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota," kata Bupati Kapuas Ben Brahim saat peresmian Tugu Adipura, Rabu (3/1/2018)

Saat peresmian itu, seluruh pejabat esolon II menggunakan jas lengkap. Barisan pasukan orange, kuning dan hijau begitu antusias mengikuti acara persemian. Walau pun situasi cuaca tidak bersahabat tidak mengurungkan niat mereka untuk mengikuti acara peresmian Tugu Adipura.

Ben menuturkan, penghargaan Adipura bukan karena prestasi Bupati, tetapi ini merupakan kerja keras masyarakat dan mengingatkan semua agar terus mempertahankan kota ini tetapi bersih. Sehingga setiap orang yang melintas di sini akan selalu mengenang Tugu ini sebagai lambang kebersamaan.

"Tugu Adipura ini akan menjadi simbol kebersamaan kita dalam menjaga kebersihan Kota Kuala Kapuas agar tetapi bersih," terang mantan Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng ini.

Dia berharap, ke depan kebersamaan untuk menjaga kebersihan kota ini dapat terus dijaga. "Mari kita satukan pikiran, visi misi dan melangkah bersama membagun Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini untuk lebih baik makmur dan sejahtera," pungkasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)