BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 16 lapak di Pasar Simpang Sebabi, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hangus terbakar. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun yang pasti seluruh lapak hangus, Rabu (3/1/2018) dini hari.
Beberapa lapak yang terbakar tersebut merupakan milik dari warga sekitar, diantaranya yakni milik Suwinto atau Bu Iyem, Makasih, Arif Hidayat, Asrani, Tokip, Ardian, Suharto, Abdul Rojak, Alpi, Miftah, Radi, Yanto, Sumarmi, Komari, Sugeng, dan Samin.
"Saat kejadian, pemikik tidak ada dilokasi tersebut. Dan mereka baru mengetahui setelah api membakar lapak mereka," ujar Kapolsek Kota Besi Iptu Afif Hasan, Rabu (3/1/2018).
Meski lapak tersebut hangus terbakar, namun kerugian yang dialami para korban tidak terlalu banyak. Pasalnya, saat kejadian hanya satu lapak yang ada barang dagangannya yakni sembako. Sedangkan yang lainnya kosong, karena sudah dibawa pulang saat pasar tutup. Pasar tersebut hanya buka pada saat siang hari saja. Sedagnkan pada malam hari, mereka tutup. Sebab mereka tidak tinggal di kawasan pasar tersebut.
"Untuk jumlah kerugian masiha dalam pendataan, dan hingga kini penyebab kebakaran juga masih kami selidiki," terang Afif.
Sementara itu, kronologi kebakaran bermula sekitar pukul 00.15 WIB. Warga sekitar tidak mengetahui persis kejadian tersebut, karena sedang tertidur pulas. Saat terbangung, warga melihat api sudah membesar.
Melihat hal tersebut, warga sekitar berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya seperti ember dan juga peralatan lainnya.
Namun warga tidak bisa berbuat banyak dengan peralatan itu. Sehingga api baru bisa dipadamkan setelah sejumlah mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi tersebut. Para pemadam terdiri dari regu damkar Desa Sebabi, Desa Bangkal, dan juga sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit, serta swadaya masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)








