BORNEONEWS,Kuala Kapuas – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menjadi inspektur upacara (Irup) pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 72 yang dipusatkan di Halaman MTsN 1 Kapuas, Rabu (4/1/2018).

Saat membacakan sambutan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Bupati mengatakan Kementerian Agama hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama menyertai denyut nadi kebangsaan.

Kementerian Agama bertugas sebagai pengawal dasar negara yaitu Pancasila yang di dalamnya mengandung nilai-nilai agama dan mencerminkan jatidiri bangsa Indonesia.

“Melihat amat pentingnya tugas itu, maka pada setiap diri aparatur Kementerian Agama melekat beberapa misi yang saling terkait. Misi itu antara lain: mengayomi bangsa dengan bimbingan kehidupan beragama yang berkualitas, melebarkan akses pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu, memberikan pelayanan keagamaan sesuai kebutuhan, serta menjaga kerukunan hidup antarumat beragama,” katanya.

Pada masa kekinian, lanjut dia, tugas itu semakin berat tantangannya karena kita menghadapi zaman yang cepat berubah,berada dalam lingkup masyarakat lebih luas yang meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik terhadap semakin tinggi, terbuka, dan spontan. Diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama.

Ben Brahim melanjutkan , tidak boleh lagi bekerja dengan kacamata kuda yang menuntut kepedulian terhadap sekitar. Dengarlah aspirasi dari berbagai arah agar dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik.

"Di sisi lain, kita juga harus giat berinovasi agar lembaga kita terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, saya berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government. Kita patut bersyukur, berbagai upaya perbaikan telah membuahkan hasil,"terang Ben.

Mengiringi usianya yang ke72, Kementerian Agama sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapat opini hasil audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi. Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. lndeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)