BORNEONEWS, Sampit - Seorang kakek bernama Udin (65) warga Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban perampokan, Rabu (3/1/2018). Saat itu, Udin mau menjemput sang anak yang sedang kerja kelompok di kantor desa setempat.
"Saat itu, korban hendak menjemput anaknya, tiba-tiba dicegat oleh orang tidak dikenal. Setelah berhenti, korban langsung dibacok kepalanya hingga mengalami luka berat dan dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit," ujar Kapolsek Kota Besi Iptu Afif Hasan saat dihubungi Borneonews.
Afif menerangkan, saat itu korban tidak dapat menghindar ataupun melawan. Karena pelaku dengan cepat dan sigap bertindak. Sehingga korban mengalami luka parah di bagian kepala dan juga punggungnya luka lecet.
"Akibat hal itu, kepala korban yang luka dijahit sebanayak delapan jahitan, dan saat ini masih dalam perawatan intensif," kata Afif.
Akibat kejadian tersebut, lanjut Afif, korban kehilangan motornya, karena telah dirampas oleh pelaku. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan akan kejadian tersebut.
Menurut Afif, kronologi peristiwa perampokan itu bermula ketika korban hendak mencari sang anak karena tidak pulang-pulang. Setelah melintas di jalur enam, Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang. Tiba-tiba pelaku menghadang di jalan dengan menggunakan kayu.
Melihat hal itu, korban langsung kaget dan berhenti. Pelaku langsung membacokkan senjata tajam ke kepala korban. Setelah itu, pelaku langsung mengambil motor korban dan langsung lari.
Korban ditinggalkan tergeletak di tepi jalan, hingga akhirnya ditolong oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Telawang. Namun karena kondisinya tidak memungkinkan, hingga dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)
Sebelum Dirampok, Kakek Udin Mau Jemput Anaknya di Kantor Desa
Bagikan:
SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







