BORNEONEWS, Palangka Raya – Teka-teki kemana perahu Partai Amanat Nasional (PAN) berlabuh untuk Pilkada Kota Palangka Raya akhirnya terjawab. Partai asuhan Zulkifli Hasan itu menjatuhkan dukungan kepada pasangan Fairid Naparin-Umi Mastikah untuk Pilkada Kota Palangka Raya 2018.
Penyerahan dukungan Fairid-Umi diserahkan Ketua DPD PAN Kota Palangka Raya Beta Syailendra disaksikan Bendahara DPW PAN Kalteng Mahbub Indra Pratama di salah satu rumah makan bilangan G Obos Palangka Raya, Rabu (3/1/2018) malam.
Surat Keputusan DPP PAN nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/76/XII/2017 tentang Persetujuan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya (B1.KWK) tersebut langsung lugas menyebut nama Calon Walikota dan calon Wakil Walikota, dan ditandatangani Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno.
Cukup lama proses ini dinanti-nanti Fairid. Sebab tercatat, Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng ini mendaftarkan diri dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon walikota/wakil walikota di kantor DPD PAN Kota Palangka Raya, Sabtu (15/4/2017) silam.
“Tidak cukup yel-yel, tetapi yang perlu dan penting setelah ini adalah eksyen. Sudah ada SK-nya dari partai, maka kader harus bertekad memenangkan calon yang diusung PAN ini,” kata Beta.
Dengan bergabungnya PAN, maka koalisi partai pendukung Fairid ada tiga, yaitu Golkar (4 kursi), Demokrat (2 kursi) dan PAN (2 kursi) di DPRD Kota Palangka Raya. ”Sudah ada 8 kursi dan ini cukup,” pungkas Beta. (ROZIQIN/B-5)








