BORNEONEWS, Sampit - Viralnya sejumlah foto remaja Sampit yang membawa sebuah bendera merah putih bercoretan nama geng yang sering terlibat masalah di kota ini, yakni SPC, membuat sejumlah pihak seperti aktivis meminta polisi maupun TNI segera mengusut hal tersebut karena dianggap telah melecehkan negara.
Salah seorang aktivis yang juga mahasiswa di Sampit, Jimi mengatakan, aparat harus bertindak tegas dalam menangani bermunculannya geng remaja di Sampit. Terlebih kali ini geng tersebut sudah melakukan perbuatan yang keterlaluan.
"Bendera merah putih dicoret. Ini tidak boleh dibiarkan, pihak yang berwajib harus bisa menindak tegas hal ini," ucap Jimi kesal, Kamis (4/1/2018).
Ia juga menyatakan kekecewaannya terhadap kelakuan sebagian generasi sekarang. Terlibat geng, aksi yang merugikan orang banyak, perilaku menyimpang, mabuk-mabukkan. "Hal tersebut seharusnya tidak dilakukan oleh siapa saja."
Ia berpesan agar orangtua dapat mengawasi anak-anak mereka dalam setiap pergaulannya demi menghindari terjadinya penyimpangan pergaulan yang membuat perilaku anak menjadi tidak baik.
"Bukan hanya tugas aparat dalam menangani permasalahn ini. Orangtua anak pun harus bertanggungjawab. Didik anak sebaik mungkin, terus awasi, selain penerus keluarga, anak juga merupakan penerus bangsa," tutur mahasiswa semester 5 ini. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








